Skip to main content

Buffett to host high-profile fundraiser for Obama

buffett-obama.top.jpgNEW YORK (CNNMoney) -- Warren Buffett will host a fundraiser for President Obama next month in New York City, the Berkshire Hathaway CEO told CNNMoney on Thursday.
With the 2012 election season just around the corner, the campaign to put Obama back in the White House for a second term is well underway -- and it's not unusual for the campaign to boost the president's drawing power by allowing him to share the stage with a well known benefactor.
Billed as an "Economic Forum Dinner with Warren Buffett," the fundraiser will be held at the Four Seasons restaurant in New York and moderated by former Obama economic adviser Austan Goolsbee, according to a schedule obtained by Politico.
The event will bring in a pretty penny for the campaign. The base price is $10,000, while a $35,800 donation will buy a VIP reception with Buffett, according to the schedule.
The Democratic National Committee confirmed the fundraiser was happening, but was silent on the details.
Last week, Buffett made clear -- in a very high-profile way -- that he supports one of Obama's key policy goals: Higher taxes on the rich.
"My friends and I have been coddled long enough by a billionaire-friendly Congress. It's time for our government to get serious about shared sacrifice," the Berkshire (BRKA, Fortune 500) founder wrote in a New York Times opinion piece.
On the same day it was published, Buffett's op-ed became an applause line for Obama, who used it to hammer home his call for higher taxes on the rich.
"You're paying more than that," Obama told the crowd at a town hall meeting in Minnesota. "And -- now I may be wrong, but I think you're a little less wealthy than Warren Buffett. That's just a guess."
In the past, Obama has consulted Buffett on the economy, including an hour-long session at the White House in 2010 during which Obama gave the Oracle of Omaha a new necktie, because Buffett's had frayed.
The campaign fundraiser comes just as many other business executives are moving in the opposite direction -- taking a pledge to withhold campaign contributions.
Starbucks (SBUX, Fortune 500) CEO Howard Schultz said Wednesday that he has recruited more than 100 CEOs to halt all political campaign contributions until lawmakers, as Schultz puts it, "stop the partisan gridlock in Washington, D.C."


 
Jorganizer Hamdani
024-7060.9694 (flexy)
hope 4 the best n prepare 4 the worst
knowing is nothing without applying

Comments

Popular posts from this blog

Krisis ekonomi 1930-an

HAMPIR sepanjang tiga dasawarsa pertama abad ke-20 ekonomi dunia tumbuh pesat. Optimisme sangat besar juga di Indonesia (Hindia Belanda pada masa itu). Tetapi ternyata krisis datang dengan tiba-tiba menjelang akhir 1929, dan akan berlangsung selama bertahun-tahun. Biarpun sejak 1937 ada perbaikan namun sebenarnya baru Perang Dunia II yang mengakhiri zaman depresi.

Sejak mula, perkebunan Indonesia, sebagai penghasil ekspor, sangat sensitif terhadap naik turunnya pasaran dunia. Dalam abad ke-19 hasil ekspor yang terbesar adalah gula dan kopi, khususnya dari Jawa. Gula, kata orang, adalah laut tempat Pulau Jawa mengapung. Dialah soko guru kemakmuran ekonominya. Tetapi dalam abad ke-20, dengan saingan dari Brazil, yang menanam kopi, dan Filipina dan Kuba yang mengembangkan perkebunan gula, serta dimajukannya pembuatan gula biet di Eropa, arti gula sebagai bahan ekspor merosot. Ekspor gula ini kemudian jatuh sama sekali dan hilang arti…

Fiat Money tanpa Standar Emas

Meninggalkan Standar Emas Adalah Kesalahan Fatal Yang Harus Kita TanggungOleh Edmund ConwayPada hari Senin pagi kita sudah berhasil bertahan hidup selama empat dekade dengan fiat money (*) - meskipun, mengingat kekacauan yang terjadi di pasar dalam beberapa pekan terakhir, banyak yang menebak-nebak berapa lama lagi hal ini akan bisa bertahan.Pada tanggal 15 Agustus 1971, saat keuangan publik Amerika terhambat karena biaya perang Vietnam, Presiden Richard Nixon akhirnya memotong kaitan antara dolar AS dan emas. Sampai saat itu, Departemen Keuangan AS berkewajiban untuk menukar satu ons emas dimana Bank Sentral bersedia untuk membayarnya seharga $ 35.Tiba-tiba, untuk pertama kalinya dalam sejarah, tingkat mata uang dunia tidak bergantung pada nilai emas atau komoditas lain yang nyata tapi pada tingkat kepercayaan yang dimiliki investor pada mata uang itu. Bank Sentral diizinkan untuk menetapkan kebijakan moneter berdasarkan naluri mereka daripada pada kebutuhan untuk menjaga …

Olahraga Sekaligus Piknik di Tian Tan Buddha

Setelah beberapa kali pergi ke Hong Kong, saya akhirnya berkesempatan mengunjungi Tian Tan Buddha, sebuah patung Buddha terbesar di Hong Kong yang terletak di Ngong Ping, Pulau Lantau. Patung ini merupakan salah satu tempat wajib yang dikunjungi turis.

(Mengapa baru sekarang? Bukan apa-apa, minat saya sih ada tetapi kadang sering kalah oleh nafsu berbelanja di Hong Kong. Apalagi, kalau menginap di Kowloon. Yah, bawaan kaki pasti menelusuri Nathan Road dan Harbor Front).


Patung Buddha raksasa Tian Tan.

Salah satu hal yang menunda niat saya mengunjungi Tian Tan adalah lokasinya yang cukup jauh sehingga tidak bisa sekali naik dengan kereta bawah tanah. Perlu sekitar 35 menit dari stasiun Hong Kong ke stasiun Tung Chung. Dan setelah turun dari stasiun kereta Tung Chung, mesti meneruskan dengan transportasi lain.

Jika kantong tebal, bisa memilih kereta gantung dengan waktu tempuh sekitar 25 menit. Tetapi, kalau keuangan terbatas (seperti saya waktu itu), bisa naik bus (NLB) sel…