Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2011

Berteman dan Menjaga Persahabatan

Sebagai manusia kita memerlukan teman. Sering kali teman-teman membantu kita melewati masa sulit, dan demikian juga sebaliknya. Semakin berkualitas lingkungan sosial yang kita miliki, hidup kita akan menjadi semakin bermakna dan menarik.
Berikut ini adalah beberapa tips bagaimana untuk mencapainya:
1. Minat dan perhatian pada orang lain Salah satu cara terbaik untuk berteman adalah dengan memberi perhatian pada orang-orang di sekeliling anda. Ketika anda bertemu dengan orang baru, fokus pada usaha mencari tahu tentang mereka dengan mengajukan pertanyaan yang berbobot, bukan pertanyaan yang hanya dijawab dengan "ya" atau "tidak."
2. Sifat positif Siapa yang tidak menyukai seseorang yang riang gembira? Ketika kita semua sedang melewati hari yang buruk, orang-orang yang dapat melihat sisi positif dan berusaha untuk maju biasanya adalah orang-orang yang mudah untuk diajak berteman.
3. Jangan Bergosip Jangan bergosip dan berbicara di belakang orang. Ini bukan h…

Kompetensi Bisnis Global

Kompleksitas lanskap bisnis yang digambar lewat survey The McKinsey Quarterly pada bulan November 2007 memperlihatkan tiga kecenderungan global yang perlu
disikapi secara memadai oleh setiap pelaku usaha. Trend pertama adalah semakin tajamnya persaingan perebutan talenta (baca: human capital) terbaik di dunia. Kedua, terjadinya pergesaran pusat-pusat aktifitas ekonomi dunia. Kecenderungan global ketiga, adalah makin maraknya lingkungan networked-business (ala Li & Fung yang mampu mengorkestrasi puluhan bahkan ratusan anggota jaringannya secara harmonis dan menguntungkan).

  Selain itu, ada dua tema besar yang kerap muncul dan jadi concern dari hampir setiap pelaku usaha disamping ketiga tantangan global tadi yang datang bergulung-gulung. Pertama, bagaimana menggerakkan organisasi dengan lincah. Dan kedua, bagaimana menyikapi dengan tepat kenyataan keanekaragaman geografis dan regional.

  Ironisnya, tatkala ditanya soal kesiapan menghadapi tantangan dan keprihatinan global ini, le…

Kisah Putri Naga

Putri Naga, putri ketiga Raja Naga Danau Dong Ting, menikah dengan Pangeran Naga Sungai Jinghe, yang bertabiat kasar, kejam, tak berperasaan dan keras kepala. Pangeran ini telah menganiaya dan mengusirnya dari istananya.

Liu Yi seorang pelajar yang mendengar tangisan derita Putri Naga merasa iba. Dia menyadari bahwa hanya dia satu-satunya yang dapat membawa pesan putri kepada ayahnya, Raja Naga Danau Dong Ting.
Sebagai seorang yang budiman, Liu mengesampingkan kepentingan pribadinya untuk mengikuti ujian negara di Beijing. Liu segera mengubah perjalanannya untuk mengantarkan pesan yang ditulis dengan darah pada sobekan kain baju putri. Setelah surat tersebut diantarkan, pertempuran besar terjadi dan berhasil memboyong Putri Naga kembali ke keluarganya dengan selamat.
Tak Harap Imbalan Sebuah perjamuan besar digelar untuk merayakan kembalinya Putri dan sebagai ungkapan rasa terima kasih terhadap Liu yang telah berjasa dalam penyelamatan tersebut. Kelak dimasa depan tulisan da…

Tian Rao, Ayam Jantan dari Negara Lu

Suatu masa, adalah seorang pria bernama Tian Rao yang bekerja dengan Raja Negara Lu, Lu Aigong, selama beberapa tahun. Sayangnya, Lu Aigong tidak melihat kemampuan dan ambisi Tian Rao, dan memperlakukannya sebagai orang biasa. Tian Rao merasa bahwa kemampuannya tidak dipergunakan secara penuh dan bertekad untuk meninggalkan Negara Lu.

Tian Rao berkata kepada Lu Aigong,"Saya berencana untuk meninggalkan anda seperti angsa yang terbang jauh, jauh sekali." Lu Aigong berkata,"Bukankah di sini adalah tempat yang bagus untuk bekerja – mengapa anda ingin pergi?"
Tian Rao menjawab,"Yang Mulia, anda sering kali melihat seekor ayam jantan dengan jambul merahnya, yang sangat mempesona. Dia memiliki tungkai yang panjang dan taji yang tajam, sangatlah gagah. Dia tidak memiliki perasaan takut terhadap musuh, sangat berani. Ketika dia menemukan makanan, dia akan berseru kepada semua teman temannya untuk datang dan berbagi, sangatlah baik; dia akan bangun setiap pagi,…

Filosofi Batu Berharga

Pada suatu hari seorang pedagang batu permata dari Xinjiang berkunjung ke toko permata sedang membicarakan masalah bisnis, dia melihat di toko tersebut ada sebuah batu yang mengkilat setengah transparan, dia bermaksud menukar batu tersebut dengan sepotong permata berharga yang dibawanya, tetapi pemilik toko tidak setuju. Dia mencoba beberapa kali menawar batu tersebut, tetapi pemilik toko sengaja ingin menjualnya dengan harga tinggi, akhirnya transaksi tersebut batal.

Didalam hati pemilik toko berpikir, batu yang terlihat biasa-biasa saja kenapa ada orang yang berani membeli dengan harga tinggi? Apa kelebihan batu ini? Jika saya mengasah supaya bentuknya lebih cantik, pasti lebih banyak orang yang suka. Oleh sebab itu dia mengasah batu ini dan melubangi batu ini kemudian diberi sebuah pita merah, sekarang bentuk batu ini kelihatan bulat dan lebih anggun. Tetapi setelah setahun berlalu, batu yang cantik ini masih tidak laku, pemilik toko menjadi heran.
Akhirnya, pedagang b…

Kisah Kuda Troya dari Shichuan

Dahulu disebelah barat dari Sichuan, ada sebuah negara yang disebut negara Shu, tanahnya subur, hasil alamnya juga subur, negara ini sangat makmur. Negara Qin yang bertetangga dengannya sudah lama mengincar negara Shu ini, ingin menguasai negara Shu yang subur dan makmur ini, tetapi jalan menuju ke negara Shu harus melalui gunung melewati jurang yang terjal dan tebing-tebing yang menjulang tajam, jika tidak berhati-hati maka akan terjatuh kedalam jurang.

Pasukan yang ingin menyerang tidak ada jalan yang lain selain melalui jurang yang terjal oleh sebab itu tidak ada yang berani mengambil resiko tersebut, negara Qin hanya bisa melirik tanpa berdaya melakukan apapun.
Raja dari negara Shu adalah seorang yang serakah, selalu menjarah uang rakyatnya demi memenuhi keserakahannya, terkadang juga melakukan hal yang sangat keterlaluan. Raja Qinhui dari kerajaan Qin menyusupkan mata-matanya kekerajaan Shu setelah mengetahui temperamen raja Shu sehingga dia beranggapan ini adalah se…

Indonesia Dapat 1% Emas dan Tukang Pacul Freeport 99%! (Detik.com)

Jakarta - Sejak mulai menambang tembaga dan emas di Papua pada 1967, PT Freeport Indonesia hanya memberikan bagian royalti sebesar 1% kepada pemerintah Indonesia. Sekarang saatnya pemerintah tegas untuk meminta bagian yang lebih besar.

Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto mengatakan, sudah terlalu lama Indonesia mendapatkan royalti yang kurang adil. Waktunya pemerintah berani maju untuk melakukan renegosiasi.

"Kita terus memantau soal renegosiasi kontrak tambang termasuk Freeport dengan Dirjen Minerba (Kementerian ESDM). Mengenai royalti ini memang harus disesuaikan karena terlalu lama kita dapat royalti yang kurang adil," tegas Dito kepada detikFinance, Rabu (28/9/2011).

Selain masalah royalti yang kelewatan kecil ini, Dito mengatakan pemerintah juga bakal meminta adanya aturan divestasi saham untuk Freeport seperti yang telah dilakukan oleh Newmont saat ini.

"Tapi negosiasi itu sedang berjalan. Kita minta pemerintah berusaha ekstra keras. Karena Freeport i…

Pasar Internal Indonesia

Sebuah depresi ekonomi terparah dalam sejarah umat manusia baru akan mulai. Begitulah tajuk rencana Global Research,sebuah media penelitian independen yang berbasis di Montreal, Kanada. Michel Chossudovsky, salah seorang editor media ini, bahkan memperkirakan bahwa depresi ekonomi yang sudah di depan mata akan jauh lebih besar dibanding "depresi besar" tahun 1930-an.

Menurut perkiraan peneliti progressif ini, seluruh sektor ekonomi global pun akan terkena dampak. Lagipula, dalam dunia yang sudah terglobalisasi dan ekonomi dunia terhubung satu sama lain, maka krisis di sebuah negara akan mempengaruhi tempat lain. Apalagi jika yang krisis adalah Amerika Serikat dan Eropa.

Merespon bahaya yang sudah di depan pintu, Tiongkok tidak mau pasrah dan bertindak bodoh. Negara perkasa dari timur ini sudah mengambil sejumlah langkah penting. Salah satunya adalah beralih ke pasar internal.

Pemerintah Tiongkok tahu betul, krisis utang yang sedang melilit AS dan Eropa akan mempengaruhi eks…

Mengenal Korina

Sepanjang minggu kedua September 2011, hampir semua media di Indonesia menempatkan berita gembira tentang kabar belanja alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.  Ada sidang kabinet terbatas tanggal 7 September 2011 yang dihadiri Presiden, Wapres, Menko Polhukam, Menkeu, Menhan, Panglima TNI dan Kapolri, khusus membahas dana alutsista dan progres pengadaannya sampai dengan tahun 2014. 

Presiden yang tahu persis tentang seluk beluk pengadaan alutsista, termasuk potensi korupsinya (karena dia seorang jenderal purnawirawan TNI) memberi arahan secara lugas, rinci dan sistematis bahwa pengadaan alutsista TNI harus tepat waktu, tepat sasaran dan tepat anggaran.

Senada dengan itu, Menteri Keuangan memperjelas kembali bahwa sampai dengan tahun 2014 telah disediakan anggaran Rp 100 triliun untuk pengadaan alutsista. Yang sedang disiasati saat ini adalah penambahan Rp 50 triliun lagi agar target anggaran yang telah disepakati antara pemerintah dan DPR sebesar Rp 150 triliun bisa tercapai.
Me…

Indonesia-China Bekerjasama.

Belajarlah sampai ke Negeri China! Ungkapan tersebut memang benar adanya. Saat ini, China dengan jumlah penduduk terbesar di dunia telah memegang posisi kedua dalam kemajuan perekonomiannya. Banyak faktor yang menjadi pendorong kemajuan Negeri Tirai Bambu ini, salah satunya adalah kemauannya untuk membuka diri dan bekerja sama dengan Negara lain, tidak terkecuali dengan Negara-negara Arab.

Kerjasama dengan Negara-negara Arab di bidang ekonomi dan perdagangan telah diinisiasi sejak Tahun 2010, dengan menyelenggarakan China-Arab States on Economic and Trade Forum. Suatu ajang tahunan bergengsi yang memberikan ruang bagi semua pihak - Pemerintah, Akademisi dan Pengusaha untuk bertukar informasi dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Tidak hanya itu, Pemerintah China menyadari bahwa kemajuan ekonomi sangat ditunjang oleh tingkat kemajuan di bidang Iptek. Oleh karena itu, penyelenggaraan China-Arab States on Economic and Trade Forum pada tahun 2011 dilakukan secara b…

Geliat Naga dari Asia

Saat ini, menurut Bank Dunia, China tercatat sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Tingkat pertumbuhan Produk Domestik Bruto China mencapai 10 persen setiap tahunnya, sementara tingkat pertumbuhan industri mencapai 17 persen. China juga mengukuhkan diri sebagai negara pengekspor dan importir tebesar ketiga di dunia. Selama 30 tahun terakhir, China membebaskan setidaknya 600 juta penduduknya dari kemiskinan.

Kehebatan ekonomi China adalah buah dari program reformasi ekonomi yang dimulai pada 1979. Deng Xiaoping, penggagasnya, meletakkan dasar bagi sistem ekonomi yang memungkinkan pasar bebas dan industri kecil di pedesaan berkembang pesat di seluruh negeri.

Sesungguhnya usaha merombak total ekonomi China sudah pernah dilakukan ketika pemerintah Sosialis Komunis memenangi revolusi pada 1949. Mao Zedong dan Zhou Enlai yang berkuasa saat itu mencanangkan program The Great Leap Forward (Lompatan Besar ke Depan) pad…

Sekilas Tradisi Opera Beijing

Dikenal sebagai Opera Nasional Tiongkok, Opera Beijing, yang berasal dari akhir abad ke 18, adalah sintesis dari musik, dansa, seni dan akrobat. Merupakan opera yang paling berpengaruh dan mewakili dari seluruh opera di Tiongkok.

Opera Beijing Berasal dari opera tradisional Anhui, serta mengadopsi lagu, musik dan teknik penampilan dari Opera Kun dan Opera Qingqiang, dan juga menyerap cerita-cerita rakyat pada perkembangannya, sehingga menghasilkan sebuah opera yang sangat kaya musik dan penampilan.
Opera Beijing dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu "adat", yang menonjolkan nyanyian, dan "seni beladiri", yang kaya akan akrobat dan aksi berani. Beberapa kisah yang ditampilkan menggabungkan keduanya.
Jalan cerita yang dibawakan termasuk sejarah, komedi, tragedi dan jenaka. Banyak kisah-kisah sejarah yang diadopsi oleh Opera Beijing, yang mana pada masa lalu merupakan kisah utama dalam sejarah dan berupa prinsip-prinsip kehidupan untuk memberikan pendidika…

Media Sosial berperan dalam Personal Brand

Thomas Friedman menyebutnya The World is Flat akibat 3 gelombang globalisasi. Globalisasi 1.0 terjadi dengan upaya negara yang menglobal yang kemudian kita kenal dengan penjajahan. Globalisasi 2.0 terjadi ketika perusahaan menglobal dengan membuka cabang ke berbagai penjuru. Globalisasi 3.0 terjadi dengan lahirnya internet dan social media yang memungkinkan individu untuk mengglobal.
Perkembangan brand (merek) pun bisa dilacak dengan mengamati perkembangan gelombang globalisasi tersebut. Brand yang awalnya urusan negara, menjadi urusan perusahaan, menjadi urusan personal. Lahirlah yang disebut personal brand. Kita kenal berbagai tokoh atau artis dengan jumlah fans yang bahkan bisa mengalahkan jumlah penduduk sebuah negara.
Mengapa personal brand lahir? Gelombang globalisasi 3.0 ditandai dengan ketidakpastian. Kakek nenek masih bisa merasakan kepastian, paling tidak kebanyakan mereka bisa bekerja di satu tempat selama puluhan tahun. Jaman sekarang semakin tidak pasti. Jang…

Semangkuk Bubur

Berasnya adalah beras ketan, kualinya adalah kuali tanah liat, apinya berasal dari batu bara. Tiap hari subuh jam 4.30, pria ini menyulut api.Dalam kuali diisi air, untuk merendam beras yang telah dicuci. Menunggu air mendidih, beras dimasukkan. Menggunakan api besar memasak selama 10 menit. Setelah itu dirubah menjadi api kecil untuk direbus. Pria itu di pinggir kompor sedang membungkuk, menggunakan gayung mengaduk-aduk dengan  perlahan-lahan.

Setengah jam kemudian, pria tersebut dengan satu tangan membawa semangkuk bubur putih panas yang masih mengepulkan asapnya, tangan yang lain membawa sepiring sayur asin yang telah disiram dengan minyak wijen. Masuk ke dalam kamar tidur, memanggil istrinya untuk bangun.

Wanita itu membalikkan badan, mulutnya menggumamkan sesuatu dan tidur lagi.Pria itu mendengarkan suara dengkur istrinya yang sedang lelap. Dia tidak tega untuk memanggil lagi. Duduk dipinggir ranjang, mengawasi arloji dan melihat ke wajah istrinya , lalu melihat lag…

Mempertahankan Kinerja Tinggi Organisasi dan diri sendiri melalui Networking.

Perkembangan bisnis membawa konsekuensi bakal banyak order yang tak tertangani dengan baik (terbengkalai). Pertumbuhan jumlah karyawan nampaknya telah menjadi dampak susulannya. Organisasi berkembang dan pembagian tugas serta distribusi pekerjaan mulai dilakukan. Ada yang bekerja di bagian produksi/workshop, penjualan & pemasaran serta administrasi keuangan dan personalia. Tantangannya, banyak pengusaha yang belum berani untuk menambah karyawan karena ini akan menambah biaya tetap (fixed-costs).

    Maka demi meningkatkan kinerja, beberapa perusahaan juga aktif mengirim staff dan karyawan ke beberapa program seminar motivasi. Hasilnya lumayan, sekembalinya mereka dari program ini memang semangatnya terbakar luar biasa, namun sayangnya kerap tidak bertahan lama, dalam suatu kurun waktu kinerjanya kembali memburuk. Lalu bagaimana jalan keluarnya?

    Program seminar motivasi yang marak diselenggarakan pelbagai pihak memang bagus untuk menimba inspirasi (lewat isi ceramah, dan t…