Berbagi adalah Pertanda bahwa Kita Peduli

  

Berbagi itu adalah tanda bahwa kita peduli. Apapun bentuknya, tidak hanya berupa materi bahkan meski hanya sekedar informasi berupa nasehat, wawasan, atau respon positif sesederhana senyuman maka hal kecil seperti itu pasti akan menuai hasilnya. Sikon ini mengingatkan pada saat internet booming, ketika kita ingin menyebarkan informasi dengan sekali klik dan langsung terkirim ke banyak pihak; email via Yahoo Groups.

Dengan suscribe dan jadi membernya setiap ada informasi menarik sesuai topik email member maka responnya pun memperkaya wawasan anggotanya. Waktu itu belum ada facebook atau youtube, cuma email yang berupa tulisan tapi bisa disertakan pula dengan gambar/ foto. Sayangnya layanan mailing list milik Yahoo, Yahoo Groups, akan resmi ditutup pada 15 Desember 2020. Keputusan ini dilaukan karena platform itu sudah tidak sesuai dengan strategi jangka panjang perusahaan dengan alasan jumlah penggunanya yang rendah.

Melansir laman PC Magz, Selasa, 13 Oktober 2020, Yahoo juga mengindikasikan akan meng-hosting konten buatan pengguna. "Yahoo Groups mengalami penurunan penggunaan yang stabil selama beberapa waktu terakhir," ungkap Yahoo. Mereka juga melihat ada perubahan kebiasaan saat pengguna mencari konten premium yang dapat dipercaya. Keputusan tersebut datang satu tahun setelah induk usahanya, Verizon, menutup sejumlah fitur di Yahoo Groups.

Pendapat saya pribadi ada fenomena yang berubah sekarang, dulu informasi bisa direkayasa dengan mudah karena pemilik akun email bisa anonimous. Sedangkan sekarang publik bisa menilai apakah suatu akun adalah buzzer, atau memang milik seseorang yang tulus menyampaikan informasi. Jadi fundamental ini penting sebab informasi hoax bisa dibuat dengan tujuan tertentu, bahkan cuma jadi informasi sampah layaknya spam.

Email punya filter untuk itu tapi caranya masih sangat kecil, berbeda dengan platform lain seperti facebook, youtube, instagram, twitter yang punya informasi mengenai pemilik akun secara lebih lengkap. Nantinya, pada 15 Desember, pengguna tidak bisa lagi mengirimkan atau menerima email lewat Yahoo Groups. "Jika Anda mengirimkan email ke grup setelah tanggal 15 Desember maka pesan tidak akan terkirim dan Anda akan menerima notifikasi gagal," jelas Yahoo.

Sejak saat itu layanan mailing list tidak bisa mengirim konten baru dan kemudian menghapus seluruh konten dari papan diskusi. Yahoo Groups sejak tahun lalu tinggal menyisakan layanan daftar email, memungkinkan pengguna yang menjadi anggota grup untuk tetap terhubung. Namun akhirnya fungsi itu akan dimatikan jelang akhir tahun ini.

Yahoo juga menyarankan pengguna Yahoo Groups berpindah ke platform pesaing seperti Facebook Groups, Google Groups, dan Groups.io. Penutupan Yahoo Groups ini akan menurun sejarah besar dari internet. Layanan mailing list itu akan tutup pada usia ke 20 tahun.

Comments