Definisi Bisnis Katalogi

 


 Iklan dalam era informasi konvensional saat masih berkomunikasi disampaikan secara sederhana lewat lisan dan kemudian beriklan lewat media cetak selebaran tulisan yang disebar. Kalau pun punya anggaran maka kebutuhannya meningkat sesuai rencana cakupan luas sebarannya pula seperti koran, radio, hingga televisi. Saat itu untuk berusaha dan menjadi organisasi bisnis modal yang diperlukan juga tidak sedikit serta memerlukan upaya yang prosesnya pun tak singkat.

Akan tetapi sekarang zaman telah berubah dengan transformasi digital dengan era internet dan sosial media sehingga fenomena globalisasi disertai komunikasi yang border-less tanpa batas semua orang bisa beriklan bisnis dengan modal minim alias dikit. Jadi bisnis katalo ini adalah cara lokal untuk mengubah bisnis jadi nasional bahkan internasional supaya informasi bisa massif atau istilah kekinian jadi viral.

Ide/ gagasannya bermula dari founder historimedia yang berpendapat bahwa usaha sekecil apapun itu mereka ingin produk dan jasanya diketahui banyak orang dengan segmentasi yang tepat sehingga penjualannya pun meningkat. Otomatis kalau penjualan naik pendapat dan omset seharusnya ikut menyesuaikan pula. Banyak pengusaha, produsen, dan pedagang diluar sana meskipun bisnis mereka masih kecil tapi rela mengeluarkan uang dan biaya agar memperoleh keuntungan yang setimpal.

Masalahnya adalah iklan dengan medianya yang bertebaran saling berkompetisi tapi akhirnya menghilangkan esensi bahwa selain produk/jasa mempunyai nilai guna terkadang juga memerlukan image hingga brand terikat secara emosional atau punya hubungan berdasarkan kepercayaan. Beberapa produk punya kesamaan akhirnya beriklan dengan budget yg sama tapi bagaimana mengukur efektifitasnya?

Solusinya terletak pada sales-marketer, sehingga secara singkat bisa dijelaskan referensi dari katalog yang bersifat personal bahwa informasi produk/jasa tertentu itu unik atau punya kelebihan justru perlu disampaikan lewat budaya lokal, tradisi lisan, tutur kata, atau kearifan lokal yang dekat dan mampu mengedukasi mengenai pemahaman menyeluruh baik kelebihan-kekurangan suatu produk/jasa.

Solusi yang sifatnya personal dan emosional atau terikat pada perasaan dalam frekuensi yang sama ini pendekatan terbaiknya adalah menceritakan (storytelling) sesuai alur yang kronologis. Dari hulu ke hilir ia disampaikan secara terperinci sehingga costumer/buyer atau calon pelanggan jadi setia untuk jangka panjang atau dalam waktu yang lebih lama.

Comments