Kontroversi Omnibus Law

 


Tren Twitter Indonesia di hari Kamis 8 Oktober 2020 sekitar jam 14.00 #MahasiswaBergerak sudah mencapai 1,75jt tweet malah #JokowiKabur ditwit 130rb cuitan, tampaknya Omnibus Law Indonesia jadi fenomena negeri kita yang mendunia lagi kontradiksinya. Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja mulai dianggap sarat kontroversi karena sudah banyak pro-kontra sejak awal Tahun 2020 namun tetap memperoleh persetujuan dilegalisasinya oleh DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020.
 
Proses menuju disetujuinya UU Cipta Kerja dianggap cacat sebab menutup peluang pembahasan lebih lanjut disertai insiden walk outnya Partai Demokrat saat sidang parlementer karena merasa hak untuk menyampaikan pendapat diblokir sepihak lewat mematikan microfon anggota dewan wakil dari Partai Demokrat. Insiden ini semakin disorot tajam tidak hanya dikalangan masyarakat umum secara nasional tetapi juga mendapat tanggapan oleh media jurnalistik internasional seperti Al Jazeera, The Straits Time, Bloomberg, dan The New York Times.

RUU Penciptaan Lapangan Kerja awalnya akan dibahas untuk disetujui menjadi UU Cipta Kerja atau Omnibus Law pada awalnya disepakati oleh para Senator di Parlementer Indonesia pada tanggal 8 Oktober 2020 akan tetapi kenyataannya meskipun diwarnai oleh berbagai insiden dan kontroversi yang semakin tajam diantara para pemangku kepentingan dan stakeholder tetap saja tidak menunda persetujuan UU ini justru deadline nya malah dipercepat pada tanggal 5 Oktober 2020 sehingga memunculkan tagar di sosmed Twitter berupa #OmnibusLawSampah dan #DPRRIKhianatiRakyat dengan jumlah cuitan hampir mencapai 2jt x tweet 

Comments